Cara Menggeser Garis di MS Word

Gambar hasil insert di MS Word secara umum dapat digeser. Barangkalai saat dilakukan pembuatan gambar posisinya kurnag tepat, sehingga kita memerlukan untuk menggeser gambar ini. Dalam contoh ini akan dijelaskan cara menggeser gambar tersebut yang diterapkan pada garis.

Asumsinya adalah anda sudah membuat garis di MS Word. Setelah garis dibuat dan anda ingin mengubah posisinya atau menggeser posisinya, caranya adalah sbb:

Cara I:

  1. Arahkan kursor diatas garis sehingga tanda kursor yang sebelumnya,

geser garis-1

Berubah menjadi

geser garis-2

  1. Klik Garis, Yang menandakan garis sudah diklik dengan benar adalah tanda bulatan di masing-masing ujung garis,

geser garis-3

  1. Untuk menggeser garis tekanlah tombol panah atas, bawah, kanan atau kiri sesuai keinginan anda.

 

Cara II:

  1. Arahkan kursor diatas garis sehingga tanda kursor yang sebelumnya,

geser garis-1

Berubah menjadi

geser garis-2

  1. Klik Garis, dan tahan+geser (drag) kearah kita ingin memindahkan garis.
  1. Lepaskan klik ditempat kita ingin menaruh garis.
Posted in Microsoft Word | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menjarangkan Spasi antar huruf pada MS Word

Kadang kala kita ingin agar spasi dapat menjadi lebih jarang dari yang normal.

Dalam keadaan normal spasi antar huruf di MS Word adalah sbb,

1- Menjarangkan huruf-1

Spasi tersebut dapat kita ubah menjadi sbb,

1- Menjarangkan huruf-2

Caranya adalah:

  1. Tulislah Huruf yang akan diubah spasinya tersebut, sebagai contoh adalah tulisan berikut

1- Menjarangkan huruf-3

  1. Blok tulisan yang akan diubah spasinya

1- Menjarangkan huruf-4

  1. Pilih menu Home

1- Menjarangkan huruf-5

  1. Klik tanda panah pada kelompok ikon Font

1- Menjarangkan huruf-6

  1. Maka akn muncul kotak dialog Font berikut,

1- Menjarangkan huruf-7

  1. Pilih tab Character Spacing

1- Menjarangkan huruf-12

  1. Pada kotak Spacing ubahlah ke Expanded

1- Menjarangkan huruf-8

  1. Pada kotak By naikkan angka sesuai yang anda inginkan misalnya menjadi 8 pt

1- Menjarangkan huruf-9

  1. Klik OK

1- Menjarangkan huruf-10

  1. Maka hasilnya sbb,

1- Menjarangkan huruf-11

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Mengatur Isi Buletin

Setelah kita membuat Judul Artikel buletin, maka pada tulisan ini akan dijelaskan cara mengatur  format isi buletin. Mengatur isi buletin maksudnya adalah mengatur setingan isinya, kita bisa memilih untuk dibuat beberapa kolom. Dalam contoh ini buletin akan dibuat menjadi 2 kolom.

Caranya adalah sbb:

  1. Tempatkan kursor di bagian belakang judul artikel
  1. Tekan Enter 
  1. Kembalikan ukuran huruf menjadi 12 dengan ikon Shrink Font (Aplikasi-5-Buletin-Isi-9 )
  1. Klik Page Layout

Aplikasi-10-memunculkan margin-1

  1. Klik pada ikon Columns ()

Aplikasi-5-Buletin-Isi-4

  1. Pilih (klik) More columns…

Aplikasi-5-Buletin-Isi-1

  1. Sehingga akan muncul kotak dialog Columns berikut

Aplikasi-5-Buletin-Isi-2

  1. Klik Two

Aplikasi-5-Buletin-Isi-3

  1. Klik tanda panah di belakang kotak Apply to

Aplikasi-5-Buletin-Isi-6

  1. Setelah muncul pilihan, pilihlah (klik) This point forward,

Aplikasi-5-Buletin-Isi-5

  1. Klik OK

Aplikasi-5-Buletin-Isi-7

  1. Tuliskan artikel bulletin anda, sehingga tampilan secara keseluruhan adalah sbb,

Aplikasi-5-Buletin-Isi-8

Posted in Microsoft Word | Tagged , , | Leave a comment

Membuat Judul Artikel Buletin

Sebelum membuat judul artikel anda semestinya sudah membuat header bulletin terlebih dahulu. Caranya paling gampang

Setelah kita membuat header bulletin,

  1. Tekan Enter beberapa kali sehingga posisi kursor menjadi sbb:

Aplikasi-4-Buletin-Judul-1

  1. Jika garis turut bergeser ke bawah maka geserlah garis tersebut ke tempat semula,

 

  1. Klik agar kursor berkedip di posisi yang sebelumnya

Aplikasi-4-Buletin-Judul-2

  1. Tuliskan judul Artikel yang hendak anda buat, misalnya “3 Langkah Mengatasi Mimpi Buruk”,

Aplikasi-4-Buletin-Judul-3

  1. Blok judul artikel tersebut,

Aplikasi-4-Buletin-Judul-4

  1. Tebalkan huruf dengan ikon Bold (Aplikasi-4-Buletin-Judul-5)

Aplikasi-4-Buletin-Judul-6

  1. Besarkan ukuran huruf dengan ikon Grow Font (Aplikasi-2-Buletin-Heder-5), sehingga panjangnya sesuai dengan ukuran kertas,

Aplikasi-4-Buletin-Judul-7

  1. Judul sudah jadi.

Setelah judul artikel jadi, maka anda tinggal menuliskan isi buletin tersebut.

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , | 1 Comment

Membuat Header Buletin di MS Word

Sebelum membuat Header sebaiknya anda sudah mengatur halaman buletin anda. Membuat Header Buletin menjadi sesuatu yang menyenangkan manakala kita tahu caranya. Bila tidak tahu, bisa menjadi pekerjaan yang sangat merepotkan. Pada prinsipnya sebenarnya mudah.

Setidak-tidaknya di Header Buletin ada judul bulletin dan Moto Buletin tersebut.

Kita akan membuat Header Buletin yang sangat sederhana sbb:

Aplikasi-2-Buletin-Heder-1

Cara membuat header bulletin di MS Word adalah sbb:

  1. Tuliskan teks berikut di lembar MS Word yang sudah diatur kertasnya.

Aplikasi-2-Buletin-Heder-2

  1. Blok Teks yang paling atas (Nama Buletin)

Aplikasi-2-Buletin-Heder-3

  1. Ganti jenis font-nya menjadi Brodway
  1. Tebalkan dengan cara memencet ikon Bold pada menu Home

Aplikasi-2-Buletin-Heder-4

  1. Besarkan ukuran hurufnya dengan ikon Grow Font (Aplikasi-2-Buletin-Heder-5), sehingga panjangnya sesuai dengan ukuran kertas.

Aplikasi-2-Buletin-Heder-6

  1. Klik pada Tulisan semboyan di bawah Nama Buletin

Aplikasi-2-Buletin-Heder-7

  1. Berikan spasi 2 antar huruf

Aplikasi-2-Buletin-Heder-8

  1. Berikan spasi 8 antar kata

Aplikasi-2-Buletin-Heder-9

  1. Lakukan scara keseluruhan pada teks Moto bulletin sehingga hasilnya seperti ini,

Aplikasi-2-Buletin-Heder-10

  1. Langkah selanjutnya adalah membuat garis tebal di bawah Moto, maka bentuknya akan seperti di bawah ini

Aplikasi-2-Buletin-Heder-11

  1. Header sudah jadi

Langkah berikutnya untuk membuat bulletin adalah Membuat Judul Artikel Buletin>>

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , | 3 Comments

Memunculkan Batas Text Margin pada Lembar MS Word

Kita kadang-kadang membutuhkan agar saat melayout kertas dapat melihat garis batas antara text dengan daerah kosong dipinggir. Dengan ditampakkannya garis ini pada saat layout, kita akan dapat memperkirakan apakah margin yang kita pilih kira-kira sudah bagus atau belum.

Walaupun garis pembatas itu sangat dibutuhkan, tetapi kadang saat kita membuka lembar MS Word garis tersebut tidak ada. Oleh karena hal tersebut, maka kita perlu mengetahui cara agar garis batas tersebut terlihat. Sebenarnya caranya simple, asalkan kita tahu langkah-langkahnya. Cara untuk menampakkan garis batas text di lembar MS Word adalah sbb:

  1. Bukalah Lembar MS Word
  2. Pilih menu Page Layout

Aplikasi-10-memunculkan margin-1

  1. Perhatikan tanda panah dipojok kelompok ikon Page setup

Aplikasi-10-memunculkan margin-2

  1. Klik tanda panah tersebut,
  1. Maka akan muncul kotak dialog Page Setup

Aplikasi-10-memunculkan margin-3

  1. Klik menu Paper

Aplikasi-10-memunculkan margin-4

  1. Klik Print Options …

Aplikasi-10-memunculkan margin-5

  1. Maka akan muncul kotak dialog Word Options

Aplikasi-10-memunculkan margin-6

  1. Plih Advanced

Aplikasi-10-memunculkan margin-7

  1. Geser skrol ke bawah sehingga ketemu kelompok Show document content

Aplikasi-10-memunculkan margin-8

  1. Perhatikan kotak di depan tulisan Show text boundaries, jika belum ada centang, maka kliklah sehingga muncul tanda centang.

Aplikasi-10-memunculkan margin-9

  1. Klik OK

Aplikasi-10-memunculkan margin-11

  1. Klik OK

Aplikasi-10-memunculkan margin-10

 

Haasilnya adalah sbb:

Sebelum

Aplikasi-10-memunculkan margin-13

Sesudah

Aplikasi-10-memunculkan margin-14

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , , , , | 1 Comment

Cara Mengatur Ukuran dan Batas Kertas Untuk Buletin di MS Word

Ukuran Kerta dan Batas kertas buletin biasanya berbeda dengan ukuran kertas dan batas kertas untuk dokumen. Oleh karena itu harus kita atur secara khusus.

Ukuran dan batas kertas yang akan kita gunakan adalah menggunkan kertas ukuran Folio (21,5 cm X 33 cm)

Kemudian batas pinggir kertas kita buat sama yaitu 1 cm. Artinya batas bawah, batas kanan, batas kiri dan batas atas sama yaitu 1 cm.

Cara mengaturnya adalah sbb:

  1. Buka lembar MS Word
  2. Klik menu Page Layout
  1. Klik pada ikon Size

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-1

  1. Klik paling bawah yaitu More Paper Size

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-2

  1. Klik tab Paper

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-3

  1. Pada Width diganti angka 21,5 cm

 

  1. Pada Height diganti angka 33 cm

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-4

  1. Klik tab Margin

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-6

  1. Baik pada Top, Left, Bottom maupun Right diganti dengan 1 cm

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-7

  1. Klik OK

Aplikasi-3-Buletin-Ukuran-5

Maka hasilnya adalah kertas dengan ukuran folio dan batas pinggir 1 cm.

Batas kertas biasanya tampak pada pinggir lembar MS Word, jika tidak anda dapat memunculkan batas kertas tersebut.

Langkah selanjutnya dalam membuat buletin adalah Membuat Header Buletin

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , , , , , , , | 2 Comments

Cara Membuat Buletin dengan MS Word

Berikut langkah membuat Buletin di MS Word:

  1. Setting terlebih dahulu ukuran dan batas kertas. Batas kertas dan ukuran kertas bulletin berbeda-beda tergantung kebutuhan kita. Hal lain yang juga menentukan adalah tampilan seperti apa yang ingin kita suguhkan ke pembaca bulletin.
  2. Buatlah Header Buletin. Header bulletin harus menerapkan prinsip jelas dan Indah. Jelas dalam arti dapat dengan mudah dibaca dan dipahami pesan dari header yang ingin di sampaikan. Indah artinya ketika dipandang mata cukup menarik.
  3. Buatlah Judul Buletin. Judul Buletin secara desain menyatu dengan header, tetapi secara substansi menyatu dengan isi bulletin. Oleh karena itu kita harus pandai-pandai membuatnya
  4. Atur Isi Buletin. Mengatur isi bulletin identik dengan mengatur jumlah kolom yang ingin kita tampilkan.

Berikut ini contoh tampilan sebuah bulletin yang sangat sederhana.

Aplikasi-1-Buletin-1

Posted in Microsoft Word | Tagged , , , , , | 2 Comments

Cara Menghitung SIN 2 Pi Radian di MS Excel

Jika kita ingin menghitung nilai sinus, cosines maupun tangent, maka kita akan dihadapkan dengan sudut pada satuan radian. Artinya angka yang kita masukkan dalam rumus SIN akan dianggap dalam satuan radian. Satuan dalam radian yang setara dengan 90 derajat, 180 derajat, dan 360 derajat, bukanlah angka bulat. Tetapi angka-angka tersebut adapt di bawa ke bulat dengan mengalikakannya dengan pi π.

Misalnya 360 derajat adalah sama dengan 2 π radian.

180 derajat sama dengan π radian.

Untuk dapat menggunakan terminology π ini caranya adalah sbb:

  1. Klik tempat kosong
  1. Tuliskan =SIN(2*PI())

Rumus Excel-25SIN2PI-1

  1. Tekan Enter
  1. Hasilnya adalah sbb:

Rumus Excel-25SIN2PI-2

Nilai tersebut mendekati nol karena setara dengan – 0,00000000000000024530

Angkanya tidak tepat nol karena nilai PI() tidaklah tepat dengan nilai π yang sesungguhnya.

  1. Anda bisa mencoba dengan angka 0,5*PI() misalnya, atau angka yang lain.
Posted in Microsoft Excel | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mencari Nilai π di MS Excel

Fungsi yang digunakan untuk menghitung nilai pi atau sering disimbulkan π adalah fungsi PI(). Fungsi ini akan menghasilkan nilai  3,14159265358979. Atau sering dibulatkan ke 3,14.

Sintaksnya sangat gampang, yaitu

=PI()

Langkah mudahnya adalah sbb:

  1. Klik sel yang kosong
  1. Tuliskan =PI()

Rumus Excel-24-PI-1

  1. Tekan Enter
  1. Hasilnya adalah sbb:

Rumus Excel-24-PI-2

Fungsi tersebut juga dapat digabungkan dengan fungsi lain. Misalkan kita ingin menghitung caranya adalah sebagai berikut

  1. Klik sel yang kosong
  1. Tuliskan = 2*PI()

Rumus Excel-24-PI-3

  1. Tekan Enter
  1. Hasilnya adalah,

Rumus Excel-24-PI-4

Kita juga bisa menggabungkan dengan fungsi-fungsi lain.

Posted in Microsoft Excel | Tagged , , , , , | Leave a comment